Showing posts with label Baby #2. Show all posts
Showing posts with label Baby #2. Show all posts

The Car Seat Lesson

Menjelang beranak dua, terus terang.. Ndredeg.

Ini sanggup nggak sih?

Tapi katanya, kalau dikasih tanggung jawab biasanya dikasih reward yang lebih besar. Semacam naik pangkat artinya naik gaji gitu ya? Ini pernah disampaikan Om Wijanto waktu kita bangun rumah dan Litu belum ada. "Tenang aja Tami, Nita.. Kalau Tuhan kasih tanggung jawab, pasti juga kasih rejeki." Aamiin Om :D

Tapi sebegitu percayanya atas ungkapan diatas, ndredeg tetep ada. Namanya juga perempuan. Walau slebor begini tapi kerjaannya mikir, mikir dan mikir. Uang, tentunya bukan segalanya. Tapi tetep aja bok. Ujung ujungnya duit sebagai solusi dan pembawa kenyamanan. :D

Pertanyaan berikutnya adalah: fairness. Bisa fair nggak antara #LDS dan #AmLet? Untuk mencapai kefairness-an ini juga kan dibutuhkan sokongan dana yang harus dipikirin juga ya. Hosh.

Yah pokoknya, ujung ujungnya duit sih pada akhirnya hihihihih.

Detik ini, yang lagi dipikirin adalah yang paling di hadapan mata, car seat. Yailah. Ribet amat ya mamak? Hihihi. Soalnya, car seat training buat LDS sudah berhasil dan harus dipikirin car seat buat adiknya. Kalau stroller, baby box dll nggak dipikirin sama sekali. Soalnya? Pake punya Mbak Titu juga nggak papah. Nggak ada safety concern-nya :p

Ada beberapa alternatif solusi:
  1. Sewa Maxi Cosi Cabriofix dari www.bayibayiku.com atau www.bayibayiku-tangerang.com untuk Amaya. Lumayan kan dapet keamanan yang disodorkan car seat khusus infant tanpa harus beli? Nanti kalau udah kekecilan baru mikir lagi dan upgrade Combi Coccoro Litu (0-18kg)
  2. Sewa Coccolate Omni Guard (0-18 kg) untuk Litu. Jadi, adiknya langsung pake Combi Coccoro Lituhayu. Nah, rela nggak nih kakaknya? Car seatnya dipake adiknya?
  3. Beli Coccolate Omni Guard buat Litu? Kemarin sih udah dicobain (tes sewa 2 minggu). Litu tampaknya happy happy aja karena tinggi dan bisa liat mobil-mobil lain.
  4. Atau, idealnya.. Upgrade car seat Litu ke Britax Evolva (9-36 kg) atau apapun yang 9-36 kg lalu Amaya pake Combi Coccoro. Walau ada kemungkinan Litu bete car seat dipake adiknya, paling nggak ibunya nggak merasa terlalu bersalah dengan gantiin punya Litu pake barang sewaan hehehehehe.
On buying the seat(s) ada lagi cabang pemikiran:
  1. Beli yang biasa aja. Car seat is car seat. Daripada nggak ada sama sekali.
  2. Beli yang premium. Kalau ada car seat yang harganya 5x harga car seat lainnya. Nggak mungkin nggak ada alasannya. Safety first, anyone?
Jadi deh, dari kemarin browsing, browsing dan browsing..

Sampai kesandung di postingan seseorang di forum.

Ceritanya ada seseorang yang mobilnya belum ada seatbelt-nya. Terus, sebelum anaknya lahir, dia ke bengkel pasangin seat belt di jok belakang. Ketika saat belanja tiba, suami istri pergi ke Mothercare dan milih-milih car seat. Jatuh hati sama Britax, tapi harganya 5.4jt. Keluar toko, muter mall sambil merenung dan rembugan. Mampu atau nggak? Penting atau nggak? Beli apa nggak? Kalau beli, dana lain apa yang ditekan? Pada akhirnya, pasangan bijaksana ini memutuskan untuk membeli car seat idaman mereka itu dengan berbagai pertimbangan, salah satunya safety first. Pas sampe di cashier, car seatnya diskon 50%!!! Padahal periode diskonnya udah lewat! Kata cashier-nya ada kesalahan sistem jadi harganya masih harga sale.

Ya ampun, rejeki anak!!!!  :')

Pelajarannya: set your priority.

Yah, begitulah renungan pagiku pagi ini. Sedikit mellow karena cuaca dan kondisi-kondisi yang tengah terjadi minggu ini.

Kalau ada yang mau bantuin (i) kasih saran tentang car seat; dan/atau (ii)doain me and Tumbe untuk bisa menjadi orang tua yang: tangguh, kuat dan adil dalam membesarkan anak-anak, percayalah akan good karma. Kami akan mendoakan kembali dengan setulus-tulusnya! :*

Kapan Lahirannya?

Kapan dong?

Mau Juni atau Juli? Weekday apa weekend?

Liat tanggal-tanggal dari sini seru deh.

Coba yah.. Kalau Bibi Amaya lahir di:

28 Juni
  • punya sense of fun yang baik walaupun attitutenya bisa mengejutkan
  • democratic
  • tapi loner. Semacam orang seru tapi temen deketnya sedikit gitu kali ya?
  • kesehatannya mungkin bermasalah di perut
  • untuk karir: extremely savvy about how to get to the top
  • determined
  • bisa atur duit
29 Juni
  • sensitif
  • ruled by emotion
  • repeat her mother's action
  • masalah dengan berat badan
  • tapi kreatif
30 Juni
  • well balanced
  • sensible yet fun loving
  • lucky in love
  • positive attitute about romance
  • maybe on the phone every other day to a sibling
Ini dari 16 minggu di perut aja udah nelpon Mbak Tituuuu! :))
  • sayang papah mamah
  • banyak makan
  • berbakat jadi entrepreneurs karena they can see things in big pictures and small details
  • spender....
  • believe they can achieve whatever they want in life
1  Juli
  • striving to perfecttion
  • baik hati
  • idealist
  • sensitif
  • pekerjaannya yang oke: nurse, counsellor, teacher
2 Juli
  • ability to shine
  • banyak teman
  • sayang keluarga
  • good sense of humor
  • good business skill and excel in law and any other profession that makes use their intellectual and analytical skills
  • good money management
  • serious on making dreams come true.
Bihihihi.. Kayanya, yang oke itu si  30 Juni or 2 Juli. Hmmm.. Kalau itungan pasnya dr. Azen sih 2 Juli memang. Hari Minggu atau hari Selasa?

Sementara ituu.. Mama Kepo menganalisa Papa Tumbe si 4 Januari. And here we goooo...

4 Jan
  • quirky
  • suka kebebasan
  • memiliki simpati kepada orang-orang kurang beruntung
  • extremely vocal about their opinion and can be off-putting. ahem. ahem.
  • career oriented. true.
  • fortunate on money although they seem to take little interest on money. aameen.
  • attracted to the eccentric types. am i? am i?
  • egois
  • asal jeplak
  • norak..
  • yang di bold karangan sendiri hahahaahahha
Lalu, bagaimana dengan si 23 Agustus the Kepo Mama?
  • graceful and light touch of sophistication
  • nice
  • succesful host cos they're looking after others
  • friendly, energetic, thoughtful
  • kind
  • team players.
Hihihhi. Nice one.

Litu?

10 August
  • leader
  • romantic idealist
  • crave for spotlight
  • goal-goalnya berubah-ubah terus.
Hihihi seruu.. Ya udah, kapan aja mau keluar, sini Amaya.. Mamah tampanin. Sebagaimana dibilang ke dr. Azen: "Pokoknya kita nggak milih tanggal/hari Dok. Yang penting, yang terbaik dan termatang aja Dok."

Can't wait!

#Product Review: Mothercare Stretch Mark Cream

 
Hamil 2011 dan Hamil 2013 kurang lebih sama. Puji syukur, sama-sama nggak ada stretch mark! Walau bukan berarti free of strech mark yah.. Karena tetep aja si marks mah ada aja akibat dulu pengen gendut minum obat gendut, menggendut, stop obat, kurus lagi, minum obat lagi, menggendut, stop obat, kurus lagi, minum obat lagi lalu begitu seterusnya hingga 20x. Hahahahah
 
Waktu end of Hamil 2011, Tumbe beliin Stretch Mark Cream Mothercare. Dipake 3x deh. Soalnya, nggak terlalu merasa butuh pada saat itu. Sampai waktu Dida hamil, mau kasih krim itu ke dese karena sayang aja kan. Tapi, entah gimana belum kesampaian. Jadi deh, krim masih bertengger di lemari.
 
Sama seperti halnya Hamil 2011 dimana kita nomaden pindah-pindah rokum mertoku, rokum mamah. Kali ini pun kita nomaden. Cililin, Lebak Bulus dan our home sweet home, Bintaro. Di Cililin hamil 7 bulan, aman. Lebak Bulus hamil 8 bulan, perut mulai gatel. Tapi nggak bawa krim apapun dari Bintaro. 8.5 bulan.. Gatel banget sumpe! Akhirnya pake baby oil atau nappy cream Litu. Agak kurang ngaruh yeee..
 
Memasuki bulan ke 9, balik ke rumah dan langsung samber Stretch Mark Cream simpenan ini. Ini bukan berbayar yah. Tapi abis diolesin, gatelnya berkurang! Dan nggak gatel lagi deh kayanya. Walau akhirnya sekarang setiap pagi ngolesin sendiri dan setiap malem (kalau Lituhayu belum tidur) diolesin sama anak wedhok (banyak-banyak).
 
To be frank, aku anaknya nggak konsumtif. Apapun yang berkaitan dengan pernikahan, kehamilan, bayi dapat dipastikan harganya akan melonjak 2-3x lipat. Makanya nggak mau gelap mata beli-beli macem-macem untuk event-event tersebut diatas. Heheheh. Tapi, I highly recommend this Mothercare stretch mark cream.
 
 
Baunya enak, lembut, nggak lengket dan gatel ilang!
 
Oh iya, katanya kalo gatel anaknya berambut yah.. Kemarin waktu ke dr. Azen sengaja penasaran minta ditunjukkin rambut! Ada sih rambutnya Bibi Amaya, tapi kayaknya sih banyakan rambut Titu waktu di USG dulu. Entah deh ya, kita lihat kebenaran mitos ini dalam beberapa waktu ini. Kalau rambut doi lebih banyak dari Litu, berarti mungkin mitos gatel = rambut bisa jadi benar :D



Week Hampir Melahirkan

Sekarang udah week hampir melahirkan. Ga tau deh 35-36-37 gitu kali yah.. Lupisss... Soalnya pas terakhir ke dr. Azen minggu lalu me and Tumbelina lagi perang dingin. Jadi kurang begitu ngeh hihhi. Yang jelas, Bibi Amaya udah 3.2 kg dan siap melihat dunia! (tapi emak babenye masih aja berantem. Yah begitulah dunia nak, keras!)

Harusnya hari terakhir kantor itu Jumat ini menurut surat izin dr. Azen. Tetapi, sama Consiliegre ga boleh.. "Saya sih pengennya kamu sampai 21 Juni. Apa bedanya 17 dengan 21? Tapi.. Kalau kuat. Kalau tidak, ya sudah." Karena doi sampai saat ini masih menjadi pemegang predikat bos ter-oke, ya akik nurut. Walaupun dese bisa aja tuh bilang bedanya tgl 17 sama 21 sedikit. Lah, seminggu hari kerja itu! :DD

So far, semuanya oke. Oke banget! Have I told you that I looooove my pregnancies so much? Walau kata Pak Dokter air ketuban bisa pecah kapan aja at this time, tapi aku santai (tapi, kalo bisa di atas tgl 25 yah sayang, soalnya Pak Dokter cutai). "Kapan aja bisa pecah ya ketubannya" | "Hah? Bisa drama-drama kayak di film-film gitu dong Dok? Di kantor gitu? Terus gimana?" | "Yah, ke rumah sakit. Oke? Siapkan mental!"

Karena itu, walau hari ini banyak sekali pekerjaan menumpuk (dan list of assignment eke 60 bijik lebih), akan ngeblog sebanyak-banyaknyaaaa! Soalnya kan nanti cuti 3 bulan kemungkinan besar nggak akan ngeblog hihihihi.

Dan ini dia penampakan hamil di Week Hampir Melahirkan bersama Poppies waktu brunch minggu lalu di Koi Kemang.


See you in the next postings! :*

33 Weeks with dr. Azen

Kali ini naiknya cuman 2.5kg perbulan. Hore! Setelah sebelumnya naik 4 kg dan langsung ngemil edamame, ber ha sil!

Oh iya, sejak beberapa bulan lalu memang kita mengambil resiko ajak Lituhayu ke klinik dr. Azen di Sekolah Duta (dimana banyak virus batuk pilek pasien dr. Sander dimana-mana) demi mengenalkan adiknya ke Mbak Titu. Di ruang tunggu dia udah nunjuk-nunjuk TV dan bilang "Bibi Amaya mana?" Hihihi. Sabar Nak, yang di TV luar bukan adikmuuu.. Litu yang tadinya nangis ketakutan karena dikira dia yang akan diperiksa sekarangpun udah gagah berani masuk ruangan Pak Dokter :)) That's my girl!

Periksa, periksa dan periksa. "Wah.. Mantap nih Ta. Bibit siapa ini gede begini?" Bukan aku Dok. Aku hanya seorang gadis kecil berberat 44 kg (dengan suami berberat 9*kg). Cek-cek seperti biasa dan tiba-tiba ada suara kecil "Adek Amaya bobokk.. Tuu diaa.." yang kemudian disambut oleh gelegar tawa Pak Dokter :))

Setelah periksa, hasil usg 4D diprint dan dr. Azen bilang ke Litu: "Ini buat kamu yaa.. Adekmu ini." terus sumpah loh.. Lituhayu ketawa membahana "HAHAHAH" gitu! Jadi dua gelegar dokter dan Litu. Terus dr. Azen nanya "Matanya yang mana? Idungnya yang mana?" Ehhh.. Bisa jawab! Padahal kan gambar usg aja loh. Aduh.. Mbak Tituuuuuu!!!!! I adore mi amore deh!

Duduk di kursi konsultasi, Pak Dokter mulai beraut serius. "Oke, gini. Ini bayinya besar. Saya takutnya ada gula. Kamu tes gula ya Ta.. Besok." Emang sih akik skip banget udah disuruh tes gula dari bulan lalu tapi nggak sempet-sempet. Terus nanya-nanya:

Me: Emang kegedean dok?
dr. A: Sekarang anakmu 2.77kg. Prediksi lahir 3.7-4kg
Me: HAAAHHH??? Jadi ga mungkin normal dong dok?
dr. A: Ya kalo mau normal beratnya harus kurang dari yang pertama. Dulu yang pertama berapa?
Me: 3.5kg dok
dr. A: Ya sudah.. Anakmu besar-besar ya? HAHAHAH
Me: Terus dok, kalo beratnya besar memang kemungkinannya gula? Terus efeknya apa?
dr. A: Jadi begini Ta. Diabetes itu penyakit yang paling kita nggak suka. Karena multi organ. Dia bisa merusak banyak organ. Oleh karena itu kita harus pintar-pintar menyiasatinya. Tidak bisa diobati, tetapi bisa dicegah. Banyak ibu-ibu yang ketika hamil terkena diabetes. Ketika ada gula masuk ke badan, insulin itu naik dan bekerja menurunkan gula. Nah, kalau ibunya diabetes, insulin naik.. Maka insulin bayi itu naik juga. Makanyaaaa... Kita harus cegah dan putus mata rantai itu. Makanya diabetes disebut penyakit menurun. Kalau kamu periksa lalu ada diabetes, kamu harus usaha supaya insulin tidak naik dan insulin bayi juga tidak naik. Dengan begitu, kemungkinan anakmu terkena diabetes akan mengecil. Untuk kamu sendiri, diabetesnya akan sembuh setelah melahirkan. Tapi, karena kamu sudah tau ada bakat diabetes, maka kamu harus jaga pola hidupmu. Jadi, ketika tua kamu tidak terkena diabetes. Itu namanya memutus rantai.
Me: *berbinar-binar* *orgasme*

Daymit! Memutus rantai! Keren bener!! Selama ini kirain kalo ibunya diabetes jadi lahirannya ribet karena luka nggak sembuh-sembuh atau bayinya kegedean atau apa. Daymit! Ada yang lebih keren ternyata penjelasannya! Memutus rantai diabetes!!! *kecup dr. Azen*

Abis itu nanya hal-hal yang bikin penasaran. My favorite session tiap ke dokter. Dulu nanya lotus birth, diomelin. Nanya gendong Litu boleh apa nggak, dibilang boleh. Makan sashimi boleh nggak, dibilang boleh asal kredibel restorannya dan banyak orang Jepang makan disana. Minum coca cola boleh nggak? Boleh asal nggak berdekatan dengan minum suplemen kalsium.

Sekarang nanya:
Boleh pijet nggak sih dok?
Boleh.. Dimana aja boleh dipijet. Di kaki, di punggung, pinggang. Dimana aja. Dengan metode apapun. Selamaa.. Perut tidak disentuh.
Okeh, pinggang.. Kamu akan dipijet.

Ditutup dengan:
Me: Jadi, balik ke dokter lagi kapan?
Dr. A: 3 minggu lagi ya.
Me: HAAH?? UDAH JADI 3 MINGGU KONTROLNYA??
Dr. A: Ya iyalah.. Kamu tuh hamilnya udah gede loh.
Me: Aaaa Dokterrrrr.. Saya takut!!!
Dr. A: Takut apa?? Saya kejar nih kamu!

:)))))

Habis itu, Lituhayu dan dr. Azen ngobrol sebentar dan salaman serta toss. Pak Dokter bilang "Pintar ya kamu yaa.. Sama saya nggak takut. Tapi sama Sander pasti takut! HAHAHAHAHAH"

I love you Pak Dokter, I love you Lituhayu.

P.S: prosedur cek gula toleransi (GTT) adalah puasa 12 jam, ambil darah. Setelah itu minum air gula dan nggak boleh minum apapun selain air putih. 1 jam kemudian ambil darah. Lalu 1 jam berikutnya ambil darah lagi. Jangan sampai muntah setelah minum air gula karena seluruh prosedurnya harus diulang lagi. In my case, muntah sih enggak. Tapi, sumpah mau pingsan. So, if you saw a preggie lady tiduran selonjoran di Prodia Gunawarman tanpa ada pendamping selama sejam.. That would be me.

Oh, the result turned out to be good. Nggak diabetes. Horee!

P.S.S: I love my pregnancies so much. Nggak terasa udah mau nggak hamil lagi. Huhuhu. Terlalu cepat ini terlalu cepatttt!

See you soon Bibi Amaya!

foto dikruwes Mbak Titu

Merombak Yang Perlu Dirombak

Doctors and Experts, they change their mind every 10 years or so.

Dulu yang ideal tidur di box, terus berubah co-sleeping, berubah lagi di box lagi. Dulu ASI numero uno, abis itu susu formula elit nomer satu, sekarang ASI is golden. Dulu makan 2 hari, terus 4 bulan, terus 6 bulan. Dulu bayi harus pisah sama ibunya pasca melahirkan (takut kena virus dan bakteri), sekarang harus tidur bareng dari jam pertama hadir di dunia.

Ini semua mengajarkan satu hal.. Makanya jangan ekstrim-ekstrim ah. Apa yang terbaik saat ini belum tentu yang terbaik dari yang terbaik. Apa siih :DD

Anyway, terbukti nih. Baru dua taun bedanya antara Lituhayu dan adiknya, pakem sudah bergeser.

Jaman Lituhayu, jidatnya nggak boleh dibelai-belai. Kalau susternya membelai langsung digraot sama mamanya. Kenapa? Soalnya kasian syarafnya yang masih halus jadi lemah. Ini pendapat Prof. Moeslichan yang notabene DSA eke dari bayik. Make sense sih, jadi tak ada salahnya lah diaplikasikan. Ini insya Allah nggak akan berubah.

Yang mungkin berubah adalah metode tidurnya.

Jaman Lituhayu harus co-sleep. Menghindari SIDS, membuat anak lebih comfortable dll. Ini gara-garanya suster Carolus datang dan kasih saran supaya tidurnya bareng aja. Kasian kan, di tempat baru, suhu baru, lighting baru dia sendiri. Padahal biasanya nempel sama ibunya, angetnya pas, lightingnya pas, bisa denger jantung dan aliran darah :') Luluh akuu.. Luluhhh...

Ternyata ada yang disebut independent sleeper. Tidur sendiri mak! Cuma dinyanyiin, dielus-elus punggung, tidur. Lessss... Ya Allah.. Amazing banget itu ibunya! Ada juga katanya anaknya begitu lampu mati atau begitu stroller direbahin langsung tau itu waktunya tidur. Subhanallah. Hebat bener kamu nak! Konon dari hamil udah harus dibilang-bilangin. Terus pas new days juga dikenalin kalo tidur itu pas gelap, kalau terang waktunya main. Jadi nggak heboh main dan kejer malem-malem.

Lituhayu  mungkin dibandingkan sama Poni yang tidur terpisah hasilnya Poni lebih mandiri dan bisa tidur sendiri ya? Ini membandingkan bukan 'membandingkan' in a bad way kok sayang, semata-mata untuk mencari yang terbaik aja :)

Jadi, adiknya Litu gimana ini?

  • On Sterilizer
Sampai sekarang Lituhayu masih sterilan piranti makannya. Padahal Suster Carolus yang pernah inspeksi ke rumah bilang nggak usah pake sterilizer. Katanya karena bakteri di rumah itu bakteri baik. Bagus untuk imunitas bayi juga. Jadi, jangan terlalu steril karena nanti malah jadi rentan. Cukup diseduh air panas aja cukup. Tapiiiii... Panasonic Sterilizer-ku terlalu menggoda untuk diputer setelah nyuci botooll.. Dan kebablasan sampai sekarang hehehehe.

Tapi yah, mengingat ada beberapa bahan yang kalo dipanasin keluarin toxic (siapa tau gitu kelewat beli yang bukan BPA Free), apa emang mending ga usah pake sterilizer ya?

  • On Pacifier
Urusan bayi jangan macem-macem deh sama Leija. Dia yang pertama bilang "Pacifier? Why not?" Ini pasti ibu-ibu ASI pada protes. Karena ajaran garis kerasnya anak ASI haram hukumnya pake dot botol apalagi pacifier/empeng. Di Malaysia setiap kemasan empeng atau dot selalu ada himbauan bak rokok gitu, kalo nggak direkomendasikan utk yang menyusui. Tapi orang pintar pasti bukan yang ekstrim, apalagi sok tau. Contohnya nih, si Mayo. Siapa sih sekarang dokter-dokter terhebat di dunia? Dokter di Mayooo! Dokter Yovita secara implisit pernah bilang: bahwa pacifier harus dilepas umur 1 tahun. Jadi, nggak ekstrim juga ya doi.

Takut bingung puting? Tunggu sampe breastfeed is well established.
Takut gigi tonggos? Jangan keterusan, cukup setaun aja.
Takut kotor? Ya dicuci kali enggak?

Nih Pros Cons-nya

The pros

For some babies, pacifiers are the key to contentment between feedings. Consider the advantages:
  • A pacifier might soothe a fussy baby. Some babies are happiest when they're sucking on something.
  • A pacifier offers temporary distraction. A pacifier might come in handy during shots, blood tests or other procedures.
  • A pacifier might help your baby fall asleep. If your baby has trouble settling down, a pacifier might do the trick.
  • A pacifier might ease discomfort during flights. Babies can't intentionally "pop" their ears by swallowing or yawning to relieve ear pain caused by air pressure changes. Sucking on a pacifier might help.
  • Pacifiers might help reduce the risk of sudden infant death syndrome (SIDS). Researchers have found an association between pacifier use during sleep and a reduced risk of SIDS.
  • Pacifiers are disposable. When it's time to stop using pacifiers, you can throw them away. If your child prefers to suck on his or her thumb or fingers, it might be more difficult to break the habit.

The cons

Of course, pacifiers have pitfalls as well. Consider the drawbacks:
  • Early pacifier use might interfere with breast-feeding. Sucking on a breast is different from sucking on a pacifier or bottle, and some babies are sensitive to those differences. Research suggests that early use of artificial nipples is associated with decreased exclusive breast-feeding and duration of breast-feeding — although it's not clear if artificial nipples cause breast-feeding problems or serve as a solution to an existing problem.
  • Your baby might become dependent on the pacifier. If your baby uses a pacifier to sleep, you might face frequent middle-of-the-night crying spells when the pacifier falls out of your baby's mouth.
  • Pacifier use might increase the risk of middle ear infections.However, rates of middle ear infections are generally lowest from birth to age 6 months — when the risk of SIDS is the highest and your baby might be most interested in a pacifier.
  • Prolonged pacifier use might lead to dental problems. Normal pacifier use during the first few years of life doesn't cause long-term dental problems. However, prolonged pacifier use might cause a child's top front teeth to slant outward or not come in properly.
Jadi gimana ini adiknya Lituhayu? I'm considering to give her pacifier, terutama kalo lagi berpergian naik mobil. Soalnya aku mau...

  • Pake Car Seat!
Lituhayu muda dulu patuh pake car seat. Ih, aku bangga berpergian berdua sama doi. Babyshower malem-malem. Doi di belakang, tidur di car seat, mama pake gincu merah ketemuan sama temen-temen. Tapiih, ketika nanny mulai silih berganti. Semakin banyak komentar "Kasian anaknya, masih kecil nangis-nangis dipaksa duduk". Bukan cuma ortu, tapi banyak nanny (karena silih berganti). Akik risih juga, dan mengorbankan anak *nunduk* Sekarang Lituhayu liar nggak pake car seat :((

Tapi.. Masih ada harapan!
Adiknya akan pake car seat, dan diharapkan Lituhayu ngiri dan pengen naik ke car seat sendiri di usia 2 tahun. Nah, kalo adiknya rewel padahal abis nyusuin? Slep. Slesepin pacifier. Begitu teori-nya. Baca di artikel mana gitu, lupa link-nya.. Banyak ibu-ibu bulay yang akrobat nyodorin nenen-nya ke bayi yg lagi ngamuk di infant car seat-nya, tapi ada juga yang santai nylesepin pacifier.

Yiukkk...

Masih ada 2 bulan lagi untuk mendalami hal-hal yang perlu dirombak. Mari, ibu-ibu :*

Update

Setelah sibuk konsentrasi program sapih Litu, sekarang bisa agak lega deh. Fiuuhh.. Horeee..!

Update:

  1. Went to dr. Azen last Saturday. Timbangan sebulan naik 4 kilo. Masya ampunn... Dokter yang biasanya cuek bebek mulai negur dan suruh tes darah. Beheheheh.. Ampun Dok. Little peanut doin fine. Beratnya udah 1,35kg dan usia kehamilan 7 bulan. Di atas rata-rata sih, tapi gpp. Kan nanti cesar juga yah :D
  2. Ehanjrit, udah 7 bulan ya hamilnya? Kok ga berasaaaaa??? Terlalu menikmati deh ini. Sukuran 7 bulanan gagal lagi dong?
  3. Kemarin nanya ke dokter, karena makanan agak kurang terurus belakangan ini "Dok, udah telat belum sih kalo saya atur makanan biar anaknya pinter?" shallow bener yah *_* Dia jawab "Tidak ada kata terlambat" which means, of course, udah agak terlambat. Hehehhe. Tapi hari makan siang nasi pake grilled salmon. Bikinnya 10 menit sebelum ngantor. Salmon diiris ala sashimi, taro di alumunium foil (nggak dibungkus, taro doang) masukkin mentega 1 sendok teh, cipratin garem secukupnya, udah deh oven 175'c selama 10 menit. Jus salmonnya keluar bercampur sama butter. Yum! Dan lebih murah tentunya dari beli di resto :D
  4. Ngomong-ngomong tentang lebih murah, apa-apa lagi mahal ya? Kirain karena lagi ngungsi jadi harga tempe mahal. Nggak taunya emang lagi mahal semua.. Huhuhu. Kalo udah gini, mikir ga sih mau beli apa-apa? 
  5. Abis ketemu sama temen-temen yang baru jadian. Lucu yah, saling mengelus punggung sambil ngobrol2. Awwww.. Sweet. Balik-balik ngelus-ngelus punggung Tumbe juga bak pacaran. Tapi abis itu tidur zzZzzZZZzzZzzZZzzz... 

Don't Worry,

BE HAPPY!

Lituhayu says:

Sampai ketemu Baby A a a...


Nanti kita jalan-jalan bareng yaaa..

Love,
Mbak Titu

#Babymoon: Jayan Jayan

Niat awal mau ke Singapur tapi di Sentosa aja. Yah.. Paling ke Orchard sekali lah buat jalan-jalan. Tapi apa mau dikata..

Hari pertama, Tumbe semangat banget bawa Litu ke pinggir pantai. Wah, kalo liat mukanya Tumbe mah beneran deh bak orang kesetanan gendong kesana kemari ketawa-ketawa tergopoh-gopoh. Persis sama kayak waktu kita ke Sea World Ancol dulu. Eke mah, duduk manis ajah hihihi. Abis dari Siloso depan hotel, nyuruh-nyuruh "Gic.. Foto Gic.. Disana. Iya" di berbagai lokasi termasuk di bawah pohon rindaaanggg banget.

Udah deh yah foto-foto. Sampai..

Ada sesuatu bergelantungan posisi kebalik..

ULET BULU KECIL KECILLL BERGELANTUNGAN BANYAK BANGETTT!!!

BAMMBB!!! LARIIII!!! ULET BULUUUU!!!

dan kamipun bertaburan.

Tak lupa sedikit ngerjain "Bamb, di kepala kamu ada!" padahal sih nggak ada. Hihihihi.

Ya udah, abis itu pupus sudah usaha kami mendekatkan diri kami dan anak kami kepada alam :p

Ke Orchard aja deh yah.

Akik sih nggak punya agenda belanja sama sekali. Apa yang ada di Singapur ada di Jakarta gitu? Apalagi temen kantor jualan Forever21, Zara, H&M dan Mango factory outlet. Mendingan kita makan :D Lain halnya dengan Tumbe. Doi nggak suka belanja, tapi jeansnya Diesel dan sendal jepit Abercombie. Udah, itu doang kok.

Jadi deh, kita ke Orchard untuk cari jeans, sendal jepit dan makan Royal Pudding Paris Baguette. Nggak ada yang sukses. Diesel udah punah dari Singapur, sendal yang ada warna orens dan nggak dapet tempat duduk di Paris Baguette. Ditutup dengan ujan..

Oh iya, dari Vivo City ke Orchard harusnya gampang kan naik MRT. Litu juga kan pengen naik Tut Tut. Tapi, begitu nyobain dari Vivo ke Dhoby Ghaut, doi bosen. Mogok naik MRT. Duduk aja kita depan kereta lewat sambil minta nenen. Mana nih anak beneran harmonis romantis banget lagi. Kalo nenen mintanya tangan kanan dipegang bapaknya, tangan kiri dipegang ibunya. Jadilah, di siang itu di depan kereta2 lewat, ada keluarga kecil berpegang-pegangan sambil si kecil nyusu. Semoga Tituhayu jadi perekat keluarga selalu yah :D

Setelah prosesi berpegang-pegangan dan bujuk rayu, akhirnya Lituhayu siap naik Tut Tut lagi. Pas kereta berikutnya dateng, menyeruak masuk dan pintu ketutup. Orang2 pada heboh karena sikut eke kejepit (tapi nggak sakit) dan menyebabkan keluarga harmonis berpisah. U can call me lebay, tapi asli. Sedih banget deh berpisah sambil lamat-lamat ngeliat ketika kereta menjauh. Jangan berpisah lagi ya Lituuu.. Hueee... Lebeeyy...

Setelah kejadian MRT, Tumbe yang terakhir kali naik MRT waktu kita pacaran dulu, memutuskan kita naik taksi ajalah. Daripada berat idup. Toh, Litu senengan liat Commuter Line Serpong - Tn Abang yang dinaikkin ibunya daripada liat MRT :))))

Dari yang tadinya mau cuman sekali ke Orchard dan sisanya mantai, kita nggak mantai sama sekali dan tiap hari ke Orchard. Hihihi.

Suatu hari ketemu sama Renzi. Lituhayu langsung 'kena' karena dikasih es krim vanilla pertama dalam hidupnya :))) Nggak mau dilepas itu es krim. Sampai persis depan pintu Abercombie, pluk! Es krimnya jatoh! Nangis kejer dia. Kekecewaan pertama dalam hidupnya :')

Tapi abis itu dibujuk dan diajak jayan jayan sambil kasih makan buyun dia nurut :) Oh, we love you Om Cis :*
 
 
Selain ketemu Renzi, juga ketemu keluarga Poppies. Bedanya, Renzi beneran kalo Poppies boongan :))))
 
Jadi, cheerleader yang nyuruh jadiin jalan2 ke Spore itu ya si Poppies. Kita janjian mau ketemuan disana. Eh, ternyata selisiban. Kita pulang, dese berangkat :( Akhirnya sebagai pelipur lara dan biar keren aja gitu ketemuan di luar negeri, kita punya project. Foto di satu tempat masing-masing trs nanti di crop. Ya amplup.. Poppies terdetail deh anaknya.. Nanya-nanya fotonya jam berapa persisnya.. Pertimbangan lighting boookkkkkk. Professionalll!
 
Kami, keluarga Gojira bersanding dengan Poppies dan Bee :)))
Sehabis breakfast, Papa and Litu berenang. Recommended lah si resort ini. Lumayan dipikirin gitu semuanya. Kayak area mainan perosotan anak, dipakein canopy biar nggak kepanasan. Trus ada mainan air-airan juga. Jadinya kita nggak perlu main di Vivo atau air mancur2 yang ada di Spore. Hemat waktu juga kan jadinya hehehe.
 
 



 
 
Jayan-jayan ditutup dengan Song of the Sea. Kita sengaja nggak ke Universal Studio dan Marina Bay. Jauh, effort dan anaknya belum tentu ngerti. Eh, USS nggak jauh sih.. Males aja. Tunggu sampe Litu ngerti aja sekalian sama adiknya :D
 
Begitu bubaran Song of the Sea (yang mana was was Litu takut dan nangis ternyata enggak), ngomong ke Tumbe: "Bamb... Bahagia yah.." Heheheh. Alhamdulillah..
 
Sebagaimana Sabia bilang "Tlimakasih kamal, tlimakasih Tuhan", Lituhayu bilang "Dadah laut, dadah itan (ikan ikanan di Song of the Sea), dadah kapal, dadah kolam.."
 
Dan seperti liburan-liburan lain, ada masa merenung otw ke airport. "Alhamdulillah ya Allah dikasih kesempatan liburan. Belum tentu bisa kesini lagi. Semoga bisa kesini lagi yah.. Dadah Singapur!"

Babymoon 2013

A challenging one!

To start the challenging story, kita ketinggalan pesawat. Di saat long weekend! Jadilah next flight penuh. Dari Tiger Air, Lion, Valuair, Garuda Indonesia.. Semuanya penuh. Pfftt.. Mau bete ke Tumbe tapi nanti tambah merusak suasana. Ya udah, diem aja deh. Tapi masalahnya, sini kalo diem penampakan kayak singa betina. Dan akhirnya, suasana jadi tetep nggak enak juga.

Udah gitu, Tumbe dengan briliannya memutuskan untuk... TIDAK BAWA STROLLER! Hoye! Kamu nggak tau ya Tumbe, di warehouse bayibayiku itu banyak sekali jenis stroller travelling yang bisa langsung dicomot begitu aja kalau kamu bosen sama Aprica kita? Kamu nggak tau ya Tumb, ibu hamil NGGAK BOLEH ANGKAT BERAT-BERAT dan anak kita 11 kg? Tau kok ya Tumb, dikit tapi taunya. Huuuhh. Gemetttssssss!

Demi efisiensi, Tumbe cari tiket ke luar dan Ibu Bunting dan anaknya cari tiket di dalem. Seperti biasa, Ibu Bunting beser kan? Iki piye ikiii.. Anaknya lari-larian kesana kemari dan diemnya kalo digendong doang.. Adoohh!!! Tenang Puss... Ibu tenang, anak santai. Tenannggg.. "Litu.. Litu mau temenin mama pipis nggak?" sambil nggembol tas di lengan kiri, genggam tangan di kanan dah pegang henfon di tangan kiri. Uwoyyy! Litu ngeliatin Mama pipis, abis itu layi layi lagi. Hap, lalu ditangkap! Dan digendong, dan tangan kiri nelp Tumbe. "DIMANA SIHHHH??? I NEED HELP!!!"

Di area lain, Tumbe lemes denger berita bahwa waiting list Lion Air udah pupus harapan dan pesawat udah jalan. Lalu benar kata Dewi Lestari: terkadang malaikat itu tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan dan bisa berbentuk Cleaning Service! Bahahaha. Jadi waktu lemes2 gitu, si Tumbe disamperin Cleaning Service bandara. "Pak, ketinggalan pesawat ya? Garuda mau nggak? Kalo di counter sih udah abis pasti. Tapi saya bisa cariin. Harganya x ya?" Taak bersaayaapp.. Tak cemerlaang.. Tak rupawaaannn..

Tumbe, langsung iya-in dan kita berkumpul bertiga kembali. Muka masih dilipet. Karena pesawat jam 8 malem dan belom tentu juga deh. Itu Cleaning Service gitu Tumb! Daripada bete, kita ke AW aja. "Mami mau coca cola Mami?" ujar Tumbe sok imut. Hiiihhh! Yah, boleh juga sih! Hahaha. Lumayan, biasanya dimarahin minum coca cola kan :DD Kemudian, tring! Datanglah rootbeer with float! Even better! Hihihi.

Abis dari AW, ketemuan sama calo dan kita diaturin ke lounge. Bagasi diurusin, semua diurusin. Malaikat deh si calo.

Eh iya, kebetulan hari itu kita lagi bahas lirik lagi si Dewi Lestari. Dan, becandaannya: karena nggak bawa stroller buat Litu, jadinya lelahmu jadi lelahku juga. Nah, udah deh tuh kalo Tumbelina udah liat eke beringas, doi langsung nyanyi "Lelaaahmu.. Jadi lelahku jugaa.." Basi lo Tumb! :DD

Akhirnya, jam 8 malam kita berangkat. Tanpa stroller. Dan jam 11 malem sampai di Changi Airport.

Lituhayu masih manis. Di perjalanan bobok. Bangun bentar, bobok. Di airport juga. Walau tetep mengkoala sama Mamah.

Hello Babymoon!

Sentosa, 2013

Kuta, 2011
Pake baju yang persis sama.

#OMGFact: Babymoon 2011 adalah long weekend Jumat Agung. Babymoon 2013 adalah long weekend Nyepi, which is satu long weekend sebelum Jumat Agung. Asli. Waktunya sama, umur bulannya sama, bajunya sama, tasnya sama dan sendalnya sama!!! Ini harus bangga atau prihatin harus beli barang baru ya? :)

Babies and Baby Gym



SABTU
Pagi-pagi ke Pasar Modern. Biasanya kan tiap minggu groceries di Lotte yah. Ternyata, dengan belanjaan yang sama di Pasar Modern (bahkan sayur2an kecuali bit-nya organik) bisa menekan biaya separonya! Wu hu!!

Di Pasar Modern ini juga jual flaxseed oil saudara-saudara! Harganya 270rb. Terus, ada juga yang jual minyak beras loh. Oh iya, dulu kalau litu makan gorengan pake extra light olive oil. Sementara extra virgin olive oil dikasih untuk makanan yang udah jadi untuk nambahin kalori. Sekarang, untuk bikin telor orak arik, goreng ikan telor, numis sayur pakenya minyak beras. Perbandingan olive oil dan rice bran oil ada di sini ya.. Tentang rice bran oil ini, ada cerita menarik dari supermarket..

Me, strolling down the cooking oil aisle, hungrily screening at the ingredients information on the back of each package.

Mbak 1: H**y Salad Oilnya Ibu.. Bagus ibu *sambil ngelirik minyak beras*
Me: Oh ya? Ada Omega-nya?
Mbak1: Ada Bu..
Me: Coba, liat. Mana tulisannya?
Mbak1: Oh, nggak ada di tulisannya Bu. Sebentar ya.. *nanya ke atasannya* Ini ibunya nyari tulisan omega di plastiknya. Ada nggak?
Mbak 2: Oh, memang nggak ditulis Bu. Tapi, ada Omega 6-nya loh Bu. Bisa disearching di internet.

WASAICHING!!
Jangan suka membodohi konsumen ah Mbak ah :|

Kembali ke wiken, belanja sendirian (karena lagi ngambek sama Tumbe) dan bawa belanjaan ke mobil cukup melelahkan ternyata. Sampe rumah tepar tapi harus pergi menengok Baby Arhata (anaknya Malik dan Arinda). Dengan bekal Hazelnut Chocolate with Grass Jelly, kita berangkat ke Baby Hata.

Sampe sana, Litu terkaget-kaget. Bahwa ada yang namanya B A Y I. Sekecil itu! Ih, sok gede deh si Litu ah. Dia bengong liat Hata nenen. Tapi lama2 mulai nunjuk "Bebii.. Bebii.. Tak Naiiss" (baby.. baby.. nggak nangis) hihihihihi..

Makan malam di Midori. Litu makan hampir seporsi salmon butteryaki dan nasi. Bujut. Anak siapa sih??? Tapi kalo doi nunjuk buncis panggang terus bilang "sayurr.. sayurrr" itu sih jelas anak guah! :)))))

Mampir ke Lebak Bulus dan Litu dapet warisan sepeda pink-ungu. Hore! Nggak perlu beli! Iyeaay!Tengkiu Cicaa :**

Capeknya luar biasa, nggak cuci muka dan tidur semua.. ZzzzZZZZZzzzzzZZZZzzzz...

Sampai keesokan hari-nya..

MINGGU
Bibir awak pecah! Ini pasti gara2 makan minyak2 dan nggak cuci muka (selain juga skip makan buah dan kurang minum) Huhuhuhu..

Tapi, tetep sarapan berdua Tumbe di Pasar Modern. Kali ini Empal Gentong with Lontong dan Nasi Pecel Pincuk pake sate paru, tempe kemul, telor asin. Marhaban ya karbohidrat...

Sampe rumah, jemput Litu dan menuju rumah Nevan untuk jenguk Baby Arya. Suburbian abis. Jalan kaki ke rumah tetangga sambil anak 1.5 taun di dorong naik sepeda :))))

Disana, kita bengong. Ini Dita sama Niko kok keren banget sih? Jadi gini, mereka punya anak 1 namanya Nevan umur 5-6 tahun dan newborn 7 hari. Nggak pake suster :'} Jadi pas kita dateng tuh si Niko lagi panasin ASIP dan Dita lagi gendong-gendong newborn. Pas ditanya bakal cari suster atau nggak, mereka jawabnya "diusahain enggak". A kick in the head loh! Dua-duanya kerja padahal. Tapi dari dulu emang walau ada pembantu pulang balik, mereka emang maunya wiken nggak dibantuin siapa-siapa. Pantes Nevan pinter dan outgoing :)

Inspiring..

Abis itu, Litu tidur siang sebentar dan kita ke The Gym Bintaro. Horee! Ada baby gym deket rumah! Nggak perlu ke Gancit apalagi Plasindo. How, I love love love Bintaro!

Akhirnya, tanpa research kanan kiri. Langsunglah kita sign up The Gym. Mengantisipasi ada yang bete adiknya lahir :))))

Oh iya, terbukti loh ada gunanya Baby Gym! Soalnya, di trampoline dewasa.. Kemarin Lituhayu untuk pertama kalinya merangkai 3 kata! "Atu tatuutt jatuuuhh" :))))




See you next weekend, weekend! :*

Litu being Litu

On her Nanny

Litu selama hampir 6 bulan ini diasuh Mbak Nunung. Orangnya baik dan tampak sayang sama Litu. Apa-apa Litu mintanya "Nunuun.. Nununnn". Mbak Nunung izin pulkamp seminggu dan digantiin infal suster waktu Litu masih bayi.

Me: Litu, mau sama Suster atau Mbak Nunung?
Litu: Sutel
Me: Mbak Nunung atau Suster?
Litu: Sutel
Me: Suster apa Mbak Nunung? -- sengaja dibalik-balik siapa tau dia ambil buntutnya doang
Litu: Sutel
Me: Nunun apa Suster?
Litu: SUTELLL!!!

On her Baby Sister

Me: Litu, nama adeknya mau Blablabla atau Blabli?
Litu: Blablabla *nyengir*
Me: Blabli atau Blablabla?
Litu: Blablabla *nyengir dan menatap Papanya*
Me: Beneran nih? Blablabla atau Blabli?
Litu: *berdiri* *nunjuk perut* *teriak* BLABLABLA!!!

Konsisten!

Here we go again..

Nyari nama bayi!

Setelah pencarian nama anak pertama yang gagal dan akhirnya back to square one, kali ini kita berjuang lagi.

Pagi ini, di mobil:

Tumb: Dari proposal yang kamu kasih aku pilih A[titik titik].
Me: *nggak tertarik* *masih browsing* eh, ini ada yang namain anaknya Oryza Sativa! Padi!
Tumb: Daammnn.. Bagus banget! A[titik titik] Sativa. We found it Gic! We found it! A[titik titik] Sativa Somiadir*dja. Inisialnya ASS! Watdefak! ASS?? Ass Giiiicccc.... Ass! :((
Me: :))))

Kapan itu udah hampir ketemu nama juga.

Me: Oke, jadi A[titik titik] Latisha. Selalu gembira.
Tumb: Ghetto Gic... Nanti aku dikomenin temen-temen aku sama Mas Nimo.
Me: Ya udah, A[titik titik] Letitia.
Tumbe: Blogger Giccc... Itu mah Gletitia
Me: *joprak*

Asli.. Laki gue kenapa jadi suami blogger sejati gini tau nama nama blogger lain :)))))



Hamil Dulu, Hamil Sekarang

Dua-duanya (sejauh ini) tidak ada yang menyusahkan :)

Nggak ada morning sickness, pusing, ngidam. Preman lah pokoknya. Masalah capek ekstrim dan masalah hampir pingsan sih tetep ada yah. Tapi bukan kategori menyusahkan juga.

Hamil Litu, hampir pingsan di lift. Hamil adiknya? Hampir pingsan di kereta. Emang berdiri sih sangking penuhnya dan gengsinya minta jatah duduk. Tau-tau.. Nguungg.. Nguungg.. Kerlip kerlip. Baru sampe stasiun Kebayoran. Alamak 2 stasiun lagi. Aduh, maaf ya Mbak.. "Mbak, boleh gantian nggak? Saya lagi hamil udah mau pingsan nih.." Abis itu duduk sampai Tanah Abang, lanjut naik bajaj ke kantor. Strong girl indeed, you little peanut!

Hamil Litu, cuman punya 3 potong baju hamil beli di Ambassador. Bihihihihi. Hamil adiknya, wanti-wanti ke Tumbe: "Pokoknya, aku mau hamil kali ini beli baju hamil beneran! Di mall ah. Kasian amat sih gue? Terus aku mau ngidam! Awas ya Tumb! Siap-siap loh.." dijawab "Ya dulu kan kamu sendiri yang sok-sok pelit? Iya Gic, ngidam gih." Hihihi. Sampe sekarang hamil 5 bulan sih baju hamil baru cuman ada 3 biji juga. Untungnya Gingersnaps udah cukup ukurannya. Dulu jaman Litu, itu sizing 1 geday-nya nggak ketulungan. Hihihi.

Hamil Litu, sebulan naik sekilo-sekilo. Hamil adiknya, bulan ke-4 kemarin 1.5kg *_*

Hamil Litu, makanan dijaga sebersih mungkin. 9 bulan of free MSG, makanan kotor dan mentah. Makan siang Jepang atau Italia, tepat usia hamil ke 4-5 bulan katanya penciuman bayi berkembang makan siangpun nasi goreng pete. Bau bau deh.. Yang penting anak eke finterr.. Aamiinn.. Hamil adiknya? Makan pete demi dalih pinter tetep kok.. Tetapi, karena nature kerjaan berbeda dan lingkungan berbeda, beberapa kali kelaparan parah terpaksa beli makanan kotor dan MSG seperti somay dan ketoprak. My bad my bad. Tapi tetep kok makanan laut sekali seminggu dan Jepang Italia jadi tambatan hati.

Hamil Litu, nggak nyetir sama sekali. Hamil adiknya, ternyetir! Sampe kapan itu kecapean terpaksa melipir di Petogogan, matiin mesin dan tidur sejam. Fiuhh..

Hamil Litu, babymoon ke Bandung dan Bali. Hamil adiknya? Insya Allah wiken ini ke Bandung! Iyeayyy! Martabak San Fransisco, Bakso Cuankie, Batagor, Nasi Timbel.. I'm cominggg!! Tapi karena bawa Lituhayu ya musti ke makanan2 restoran juga sih ya untuk makanan dia. Gak papah deh.. Kita melancong! (lalu senennya gempor)

Udah ah, laper :DD

Stay healthy, strong and easy Little Peanut!

Pengajian 4 Bulanan

Tepat di hari Maulid Nabi Muhammad SAW, Baby #2 dingajiin. Sesuai dengan umur kehadirannya 4 bulan.

Tumbe pergi ke Riau berhari-hari tapi banyak mau dan dalam status berantem. Titahnya, harus ada Soto Betawi Usman Ali! Tapi ternyata doi balik dari Riau malam sebelumnya dan pas pagi-pagi males nyetir ngambil SoBet. Yailah.. Dengan agak panik, dia nelp Mama Tumbe minta dibawain mie goreng, ayam goreng mentega dan capcay di Bakmi 88. Dalam hati ngikik.. Hihihihihi.. Panik niyeee..

Acara mulai jam 10 pagi, tapi kita gelar2 karpet dari jam 6an. Well, si embak sih.. Kita terima jadi ajah :DD Jam 9:00 makanan berdatangan.. McD bungkusan buat anak yatim, Bakmi 88, Selat Solo, KFC 2 bucket buat keponakan-keponakan, snack dari SyaQi cateringnya Husnul Firdaus, dan Stella Mousse. Seruu.. Aku suka pesen-pesen dan bikin-bikin acara-acara!

Berantem-nya gimana? Sirna sih.. Sesaat sebelum ngaji. Lagi ganti baju dan sok cuek bilang ke Tumbe "Aku beliin baju. Murah. 70rb" terus dibales "Lebar amat baju" terus pas dipake, eh.. Kok jadi cakepan dikit. Hihihi.

Waktu acara, saat yang dikhawatirkan Tumbe datang. Pidato time! Hihihihihihihi. Sekali lagi, lupa deh nutup pidato pake salam. Jadi gantung aja gitu sampe si Pak Ustadz nanya "Udah?" Bihihihihihi.

Litu gimana Litu? Nempel sama semua orang. Kata Bude Ninit, Litu mengeluarkan charm-nya. Mau main sama siapa aja. Waktu shalawat nabi, nempel di kaki Pakde Yoyok. Woww.. Pemandangan yang jarang terjadi!



Review:
  1. The husband looks good on his baju koko;
  2. The snack from SyaQi is good, and I'm thinking to be a loyal customer;
  3. The baby doesn't mind to wear her gamis;
  4. My Selat Solo tastes better than Selat Solo Mbak Lies (according to Tumbe).
Facts:
  1. We forgot (once again) to take pictures of ourselves.
  2. When Pak Ustadz mentioned the word 'putra' as in "untuk mendoakan putra dari Tami dan Nita", Tumbe corrected it right on the spot "Putri, Pak" :))))
  3. When Tumbe asked "Where is the chocolate mousse?" I replied "I don't order one" and he replied "No way, there is still one box in the fridge" and I said with pity "Nope, that's blueberry." U shouldn't mess with a wife whose arranging an event in the house. I didn't order CHOCOLATE for you.
Kalau mengutip pidato Tumbe:
"Selama ini, Alhamdulillah kami diberi kelancaran dalam kehamilan Nita sampai bulan keempat ini. Semoga kami terus diberikan kelancaran sampai saat melahirkan dan semoga anak kami kelak menjadi anak yang solehah, sayang pada orang tua, berguna bagi bangsa dan negara."

Aamiin.

Introducing

Our Daughter #2!

Can't wait to:
>>hold my daughters hands on their red and purple coats during our annual vacation.
>>paint their little toes in shocking pink.
>>hug them under my old white blanket.

 
:*

Resolutions

Heyho, 2013!

The art of doing nothing at the office. Lol. The boss is taking his leave until 7 Jan, so it's the best time of the year! :D

Beauty Resolutions 2013:
>> Berambut rapih. Kemarin transaksi narkobis GHD sama Dindaf. Komentar Tumbe cuman "Yah, kamu agak keliatan high maintenance dikit Gic. Asal dipake terus ajah" :))) Kalo udah kelamaan bareng tuh gitu yah.. Pasangan lebih kurang ajar gitu ke kita. Perkataan apa itu AGAK HIGH MAINTENANCE? Kurang ajyaarr.. Awas yah kalo eke cantik.. Nggak aku ajak ngomong loh nanti!
>> Okeh. Nggak ada. Tadinya mau IPL tapi inget baru lahiran. Mau nginclongin muke juga selama setengah taun ini lagi hamil dan abis itu nyusuin lagi dengan one toddler. Sing ada waktu!

Health Resolutions 2013:
>> Mulai membiasakan diri dan suami untuk annual medical check up di satu tanggal.
>> Without being judes, bossy or sok tau harus bisa mengontrol suami yang gemar makan astor se-blek/smarties 3 tube dalam sekokop/choki-choki sekerdus di malam hari. Bukan apa-apa. Gendutnya sih akik terima lahir batin sejak hari pertama ijab kabul. Tapi batuknya ituloh.. Nular2in anak deh..
>> Daily juice intake. Pembantu mana ini pembantu?? Aku mau satu lagi dongg..

Financial Resolutions 2013:
>> Mulai menabung pribadi
>> Cuti nggak harus liburan kok, di rumah aja udah seneng asal selalu seneng-seneng
>> Ngerasain kayak apa rasanya digampar duit
>> Anu-anu

Relationship Resolutions 2013:
>> Untuk lebih mampu berdamai dengan harapan.
>> Untuk lebih sadar bahwa akan ada sedikit Habibie kalau ada sedikit Ainun di dalam diri.

Parenting Resolutions 2013:
>> Potty Training for Lituhayu
>> Tandem Nursing
>> Car Seat education for Baby #2
>> To be the coolest mother for both my children.. Aw.. My eyes got teary for writing this :')
>> Happy mom, happy babies, happy family. Everybody hates cranky moms!
>> And not to be dependent on pursuing the happiness.

Hup, 2013. Hup!

Our Idul Adhas

Idul Adha.

Idul Adha 2009, menikah dengan Tumbelina
Idul Adha 2010, bikin Litu pagi2 (karena dijadwal dokter boook...) Hihihi..
Idul Adha 2011, punya anak tapi nggak ada suami (ditinggal dinas ke KL)
Idul Adha 2012, testpack dua garis untuk anak kedua :)))))

Pertanyaan pertama yang biasanya timbul pasti "Direncanain apa kebobolan?" Hehehehe. To be frank, the plan is no plan. Kita berdua nggak subur-subur amat. Akik apalagi. Jadi, setelah cesar 2011, dr. Azen bilang "Nggak usah KB. Itu coba liat anakmu. Nggak pengen lagi apa?". Dr. Azen emang orangnya gitu, nggak pernah ribet2 kasih penjelasan. Just for us to know, udah deh.. Nggak usah KB daripada nanti susah lagi. Hihihi. Terus gimana? Ya kita nurut aja nggak KB.

Beberapa bulan yang lalu Tumbe nanya "Gic, kamu kok nggak hamil2 ya? Apa kita mau mulai ke dr. Andy Hudono lagi?" dan dijawab "Boleh..". Beberapa minggu sebelum testpack pas lagi berantem (tapi mau udahan jadi udah ada senyum2 dikit) bilang ke Lituhayu "Aduh Lituu... Kasian kamu jadi anak tunggal ya.." (ngancem bapaknya hihihi) terus Tumbe jawab "Nggak papah ya Litu.. Anak tunggal yang bahagia ya Litu.." Di hari Idul Adha siang, kita berdua pusing. Sebelum turun mobil ngomong "Jangan-jangan kita berdua hamil Bamb?" :)))) Pokoknya, the plan is no plan and we took it super light.

Kenapa pas Idul Adha testpack sebenernya juga dipas-pasin. Pas lagi solat Ied mikir sequence di atas. Ih, seru juga nih kalo testpack ketauan hamilnya di Idul Adha juga. Nanti beli ah. Padahal, hari terakhir dapet juga lupa. Udah nggak nyatetin dan ngitungin sih.. Cuman, emang ada pertanda khusus yang bikin feeling so strong.

Apa itu?

Dulu waktu mau hamil Litu, pengen banget kan tuh ya.. Setelah kegiatan2 berjadwal.. Seminggu sebelum test pack, perut kiri kedutan. Namapun superstitious yah.. Langsung google artinya akan kedatangan tamu besar. Ternyata hamil! Nah, kejadian kedua ini juga sama persis. Perut kiri bawah kedutan. Ah, kamu mau datang yaaa? :')

So, how about the reactions?
  • Tumbe. Testpack-nya di Cililin. Litu lagi bobok. Begitu dua garis, langsung nongolin tangan bentuk victory. Tumbe mukanya agak kurang bisa dideskripsikan. Kaget, tapi udah tau, tapi kaget. Setelah bikin pengumuman di rapat keluarga, kita ketawa-ketawa. Terus Tumbe mendadak merenung "Berarti kita mulai lagi semua dari awal ya Gic?" | "Ya iya.." (sambil mikir IMD, ASI, ASIP, MPASI, uang sekolah) | "Kita harus selametan lagi.. 4 bulanan.. Aku harus pidato :( 7 bulanan kamu pengen, aku juga harus pidato. Terus akikah, aku pidato lagi sambil baca doa.." TUMBEEE!!!!!!!!!! ADA YANG LEBIH PENTING GA SIH CONCERN-NYA????
  • The Sister. Lituhayu is an easy baby. :') I'm a super proud momma. Pernah denger nggak sih orang yang ketauan hamil gara2 tiba-tiba anaknya nggak ada angin nggak ada ujan sakit tanpa sebab? Atau anaknya ngambek? Nggak mau nyusu? That's not Litu. Dia cuek aja dan sangat pengertian. Nggak ada perubahan apapun sampai saat ini. My easy baby :)
Big Sister
  • Moi? Hongkong batal. Padahal baruu aja bayar kartu kredit. Nggak papah, nanti kita ber-empat foto di depan rumah sakit tempat Papa lahir ya anak-anak.. :D
  • The Doctor. Menepuk punggung Tumbe sebelum kita keluar ruangan "Pinter juga kamu ya?" :)))) (Setelah bikin appointment sebulan baru dapet, si kantong sudah berisi. Dan isinya berdetak dan melonjak-lonjak)

So, here I am. Preggo! Hap!

P.S.: Kebetulan FemaleDaily ngadain Moove It untuk yang ketiga kalinya. You know.. Bagi2 susu kotak ke anak-anak jalanan. Untuk diingat dan dikenang, Moove It pertama menghasilkan Lituhayu. Keterlaluan rasanya kalau Moove It ketiga nggak berpartisipasi :)

P.S.S.: Bukan posting berbayar :DD

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
The disclose diary of mine © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects