Let the Blogging, Begin!

Halo semuaa! Pagi ini, lagi work from home di coffee shop baru deket rumah. Ada waktu 15 menit sebelum jemput Amara sekolah, lalu jemput Litu sekolah, lalu mulai deh berantem berantem bertiga. Hahaha.. So, let the blogging.. Begin!!

Okay, I have a small thought on orang-orang sukses jaman sekarang.

A few years back, setiap ada orang perut buncit pasti pembelaan/becandaannya adalah: pas susunya udah mapan, udah sukses. Plus I met some people (from law firms) (sorry peeps) yang tampak sibuk, wajah keras, ngobrol nggak pernah, badan gelambir. Tapi katanya sih sukses, got a corner room, rainmaker, rising star, star, apapun itu. Ya ampun, nggak pernah ngobrol.. (kasian amat).


Pembenarannya apa? Ya iya dooong kerjaan eke kan penting. Penting banget! Tiap hari tutup warung jam 2 malem. The busier, the cooler. I'm busy! I'm important..

Then, I saw a wider world.

Kok jaman sekarang, Directors, CFO, CEO badannya pada berotot semua ya? Belom nyampe 40 umurnya. WUAOWW!

I know a CFO of a big company. Gayanya simple aja, kemeja di gulung dan celana bahan, atau jeans 7 for all mankind dan polo shirt. Belom sampe 40 tahun aje umurnya. Tiap pagi lari pagi, tiap business trip lari pagi, berotot. Pernah ketemu di Total Buah Segar jam pulang kantor, beli buah buat anak-anak. Dateng jam 10, pulang jam 6.30 sore. Barista Starbucks nulis namanya: XX, CFO. Can you imagine how engaging he is, even at a coffee shop? Nada bicara nggak pernah tinggi, nggak pernah arogan, tau Litu dan Amara sekolah dimana. Wow!

Another one, CEO. Belum 40 taun ya mamak... Otaknya pada terbuat dari apa? Biceps terkembang, pake jeans dan kaos item ke kantor, punya pacar cantik, nge-gym tiap pagi, pulang sore-sore, suka nulis, masih suka nulis, dan masih aktif ngeblog.. Woy Puspi malu woy sama CEO. Doi yang boss aja masih ngeblog. Dan juga nulis buku. Dapet award lagi. Idih. Serem mamak!

Terus satu lagi, mungkin di atas 40 tahun. Perempuan, regional headcount, managed to have her hair done every morning, very sharp, very nice, crisp attire and has ombre nails! Kok bisaaak??

A little bit of myself, I covered 3 headcounts for 3 months (feels like 3 centuries though), and had a weekly catch up with CEO. His comment was: you look good, you showed that you still can manage to have some showers and brush your hair. I assume, everything is under control.

Under control mbahmu! Mau mati keleus.

There were times where I did not have the time to put on any make up to office. Dateng pagi, pulang malem, nggak ketemu anak. Ketemu sih, tapi malem lanjut lagi. Muke serius, galak and yudes (yudes sih bawaan orok ya). Nggak asik banget. Tapi, alhamdulillah untuk makan siang selalu bisa manage keluar dan bersenang-senang.

Itu... Yang bluek-bluek nggak make-upan, baju lecek, tampang judes dan NGGAK SEMPET NGEBLOG 2 TAHUN namanya: TERGERUS! There, I said it. Terlalu sibuk, karena I cannot manage my time well. Maybe I'm not as sharp as others, makanya nggak bisa manage my time. I can't delegate. I keep on thinking my works even when I'm not working. Gym? Idih, ketemu anak aja susah, masak mau disuruh ngegym sejam 2 jam? Sayang waktunya dong.. Ke salon, ngurus diri sendiri? Sorry ya, kite nggak selfish, udah sibuk kaya Margareth Tatcher masak mau ninggal anak ke salon 2 jam? Hahahaha that's my friend, is so not cool.

If only I were sharper, more efficient, manage my time better, I will have quality time with my family. I can have proper dinner, read some bedtime stories (on this one, pernah nyeritain cerita sebelum tidur ke anak, tapi karena kecapean yang luar biasa dan mikirin kerjaan terus, yang keluar dari mulut sambil ketiduran dikit-dikit adalah: "Jadi,, blablabla terus ada live meeting.. tapi blabalba" yaoloh.. Shame on you Pus!), pergi ke salon, ngecat kuku, beli sepatu bagus, tas bagus, baju bagus, take care of my body, make piece with myself, chat casually with others, discuss anything other than work with Tumbe (poor Tumbe, beberapa bulan diomongin kerjaan terus) etc.

Jadi, makin kesini, setiap liat bos yang kukunya ombre, bicepsnya berkibar, kulitnya coklat pulang dari naik gunung, blewes rambut sempurna, lipstick terpulas sempurna, semakin kagum dan yakin bahwa doi beneran sukses. Nggak tergerus kerjaan. Kalau yang masih tergerus-tergerus (macam akik, tapi hari ini akik ngeblog kok sambil ngopi), kelaut aja. Not impressive!

Yuk, mari menjadi impressive, walau belum jadi bos!



Dan, mari ngeblog kembali!

3 comments:

ndutyke whileinsydney said...

i miss your writing so much, loh, mbak pus!

Miranti said...

Karena boss boss itu bisa delegate jadi dia bisa melakukan hal laen, Pus ...

Btw senang sekali baca tulisan mu lagi !!

Nita said...

Aaa terima kasih terima kasih Ndutyke and Mirantiiii...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
The disclose diary of mine © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects