4th Anniversary

Ehem..

Hari ini nggak terasa pas 4 tahun kawin. Dari yang biasanya cincin kawin nggak dipake, hari ini dipake :D

Dari seminggu lalu udah beli hadiah buat Tumbe, yaitu gadget baru yang dia emang pengen. Sebenernya kontradiktif banget sama rasa hati. Gini loh, suamiku kalo udah masalah basket sama football, wis jan! Mainan favoritnya Football Fantasy dengan team basket bernama: Phi Slamma Jamma yang sering akik plesetin jadi Phi Slamat Jalan hihihi. Terus kalo team Aggies lagi tanding, wedeh antara Whatsap Group rauwis-uwis, nonton di henfon/tv atau baca berita. Atau semuanya dilakukan berbarengan. Hellooo... Wiken loh inih! Selain itu juga akik orangnya nggak suka disambi. Jangan pernah deh yah eke lagi heboh berkicau lalu doi nggak nyimak malah tangannya nempel di henfon. Hiyattt!!!!!! Bahkan salah satu resolusi awal tahun 2013 adalah:

"to accidentally drop husband's phone/laptop"
 
 
Jadi, waktu mau beli henfon baru jadi khawatir juga. Memfasilitasi hal yang kubenci dong?
 
Tapi kemudian, ada suara manis dari pundak kanan. Malaikat kayaknya.
 
"Ya udahlah. Gunanya kado buat apa? Bikin orang seneng kan?"
 
Ya udah deh, henfon!
 
Pas bayar dan kotak udah dibuka baru inget. Yailah! Kenapa nggak beli di LotteMart? Kan bias dapet stempel lumayan banyak dan dapet gratis panciii!!! :____(((((
 
Pas sampe di rumah, becanda-becanda sama Litu dan Tumbe. Ngomongin tentang kado.
 
Me: Mbak Itu, tanya Papah dong ulang taun nanti (Januari) minta kado apa..
Tumb: Sini, Litu.. Papah bisikin.
*bisik bisik bisik*
Litu: Mamah.. Papah mau kado KARPET!
 
Yah salah beli deh. Kenapa karpet amat siiiiikkk??? Hihihi.
 
Btw, have I mentioned that I love surprise?
 
Abis beli, mulai rencanain. Malem-malem tanggal 27 November 2013, di tengah nyusu, ambil henfon Tumbe. Pindahin sim card terus taro di balik bantal Tumbe. Pagi-pagi besoknya, nelfon. Nanti doi bakal kaget tapi angkat telp, and there it is.. "Happy anniversary Sayang" :)
 
Perfect.
 
Lalu, kenyataannya? Sampai agenda ambil henfon udah accomplished. Pas masukkin sim card, kok susah banget? Cari manual gelap-gelap. Diamat-amatin, kok bentuknya beda? Ya ampun. Sim cardnya harus dipotong dulu *___*
 
Ya uds, deh. Plan B. Pasang alarm jam 05:15, taro di balik bantal. Eh, bikin note dulu deh. Hihihi. Nyengir sambil tidur dan nggak sabar jam 05:15.
 
Jam 05:15, alarm berbunyi.

Tumb: Gic, udah jam enam belom?
Me: Nggg.. (sok baru bangun)
Tumb: Gic, apaan nih? (megang benda yang terus berbunyi, geser telunjuk buka lock sambil bingung, noleh) Punya siapa nih Gic?
Me: Happy anniversary! (sambil senyum manis)
 
Priceless!
 
Well, happy anniversary Tumbelina. Empat tahun yang lalu, ada laki-laki masuk ruang tamu keluarga aku. Lengkap dengan blangkon dan beskapnya. Di balik beskap, menyembul kaos daleman warna BIRU TOSKA menyembul ke luar. Hahaha. My husband. Di hari perkawinan bisa-bisanyaada kaos biru toska nyembul di balik beskap. Since that day, I knew my life would be fun and colorful.
 
Love you!
 
Untuk nostalgia, mari kita mainkaaan...
 
 

video
 
dan untuk masa public display of affection:
 
 
Tehehehehehe.
 
 


Tertegang 2013

Beberapa hari ini, ada yang aneh di perut. Kok ada yang gerak-gerak ya? Walaupun bukan gerak-gerak pertanda hamil alias kedutan di perut sebelah kiri, tapi ada yang gerak. Beberapa hari begitu. Lalu temen kantor ada yang bilang gini "Hah! Lo hamil lagi?" sambil ngeliatin perut. Wadaw!

Muke si Tumbe paniknya melebihi waktu mau ijab kabul pas megang perut. "Iya Gic, kok besar banget". Di tengah-tengah kepanikan, kita ketawa-ketawa dan mulai merencanakan nama anak ke-3. Paquita. Pede yee cewek lagi.. :))

Sampai ke titik sutris, abis anter Tumbe ke stasiun, nyetir dan  nelpun Mbak Ninit. Ketawa-ketawa panik berdua sambil beli test pack. Mbak-mbak Alfamartnya juga ikutan ketawa-ketawa lagi hihihi. Sayang deh sama kakakku yang galak ituh. Selalu ada dimanapun, kapanpun.

Sampe rumah, grabak grubuk, test pack sekalian mandi. And, tara! The most beautiful line, ever. Singular yah line-nya bukan plural. Fiuh. Walaupun kalau pluralpun pastinya kurengkuh dan kusayang.

Emangnya nggak KB?

Mauuuu.. Udah coba pasang spiral/IUD tapi apadaya.. Mental aja loh spiralnya hahahahahaha. Pilihan lainnya ada pil, suntik, susuk, kondom. Yak, sip. Sah jadi blog emak-emak. Maafkaaann.. Tapi yang mau kasih saran akan dikecup satu-satu.

xoxo,
Mamah Muda Beranak Dua

p.s: Jadi, confirmed yah.. Perutku adalah buncit dan Paquita adalah angin belaka. :)))))

Sponsored Video - Sunlight Project


Abis nonton video ini:
 


Mirip banget sama detik-detik Lituhayu hadir di dunia, statement salah satu calon bapak di video “You realized that you are someone elses protector” mirip dengan statement Tumbe 25 bulan yang lalu, “Besok nih, tanggung jawab gue bertambah”. Namanya mau punya anak, selain rasa bahagia yang membuncah pasti ada kegamangan. Wajar banget karena we want only the best for our children.

Sampai detik ini rasa khawatir dan gamang itu masih ada. What will happen to them? Akankah anak-anak kita bisa survive di dunia yang semakin hari semakin keras ini? Apakah dunia adalah tempat yang aman untuk anak-anak kita? Apakah kita bisa selalu melindungi mereka, dimanapun, sampai kapanpun? Apakah melahirkan mereka di dunia yang sedemikian keras adalah suatu kesalahan?

Call me spoiled. Jakarta yang lumpuh minggu lalu melipat gandakan kekhawatiran dan kegamangan itu. Apa iya, ini tempat terbaik membesarkan anak? Akankah waktu mereka juga akan habis di jalan? Apakah udara yang mereka hirup adalah udara yang layak? Apakah zat jahat dalam air minum mereka masih bisa ditolerir? Berapa banyak racun dalam wortelnya pagi ini? Seberapa buruk dampak sarapannya pagi ini pada kesehatannya di masa depan? I hope that was just me being a pessimist.

I am the pessimist, while Tumbe is the optimist one. And, that’s why I love him :D Menurut Tumbe, we are progressing really well sekarang. Kampanye lingkungan, gaya hidup sehat, teknologi yang mendukung dan kepedulian meningkat. Masih ada harapan! Jadi agak optimis juga setelah nonton video di atas. Hey, it’s not that bad kok. Awareness itu ada dan mungkin anak-anak kita akan bernasib lebih baik dari kita. Yang paling nyos waktu naratornya bilang: “Dan ketika mereka suatu saat kelak bertemu dengan pasangannya, mereka punya kesempatan lebih besar.. Untuk bertemu dengan anak cucunya.”  Video yang sungguh membakar semangat si pessimist untuk setidaknya tidak merasa bersalah telah melahirkan anak-anak ke dunia ini. Ada titik terang di ujung sana. Masa depan yang lebih baik. Sunlight..

Unilever  mengadakan Project Sunlight dimana tujuannya memotivasi jutaan orang untuk menjalankan  gaya hidup yang berkesinambungan. Yuk, kita lakukan hal-hal kecil untuk masa depan dunia dan anak-anak kita.  Berbarengan dengan Universal Children’s Day hari ini, Unilever meluncurkan Sunlight Project dan juga memberikan donasi pada 2 juta anak di dunia.  Very inspiring!

Dunia bisa lebih ramah kok, selama kita terus berusaha untuk melakukan hal-hal kecil yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi orang lain demi kehidupan yang lebih baik. Berapa banyak orang yang termotivasi untuk membuat jus sayuran karena sebuah foto di Instagram? Berapa banyak orang yang terinspirasi untuk membuat vertical garden di lahan kecil karena foto di halaman depan rumah kita? Berapa banyak orang yang terinspirasi untuk membuat makanan sehat bagi keluarga dari sekedar berbagi resep?

Saatnya membuat perubahan, demi setiap anak bisa tidur dengan perut kenyang, demi setiap rumah memiliki air bersih untuk mandi dan minum, demi segala penyakit bisa dihindari, demi semua anak di dunia bisa melewati ulang tahunnya yang ke-5. Please visit and join this Sunlight Project for the better future. We might not see it, but our great grandchildren will see it!

This post is sponsored by Unilever and dedicated to my best girl, who's gonna deliver her second daughter this weekend.

FRIDAY

Jumat ini dilalui dengan tertatih-tatih. Jakarta, asli lumpuh banget ya belakangan ini? Sempet kepikiran mau stop ngantor karena macet aja *manja*. Tapi terus inget pengalaman pindah dari Singapur-Jakarta yang salah satunya gara-gara: (i) tiket mahal; (ii)fiscal; (iii)provider hp singapur, setiap ditelpun yang ditelpun ikut bayar juga. Jadi, pas tunangan nengokin terakhir bilang "Udah deh, balik aja. Aku harus nabung nih buat kawin", akupun luluh. Sekitar beberapa bulan di Jakarta, tiket ke Singapur dari yang 3-4 jutaan jadi tinggal 350rb. Fiskal dihapuskan. Provider hp? Mbuh wis, nggak mau cari tau. Hihihi. Gpp, yang penting kawin. *ngelantur*

Anyway, takut juga stop ngantor gara-gara alasan Jakarta mendekati lumpuh. Kalo tau-tau baling-baling bambu ditemukan gimana? Nanti aja ya, resign-nya dengan alasan yang lebih mulia *kecup mbun-mbunan Litu dan Amara*

Gara-gara Jakarta mau lumpuh itu, kemarin coba moda transportasi berupa KRL dan Taksi. I always love KRL. Tapi lupa mak, musim ujan. That day was the wildest commuting experience. It was a reaaaally nice day sih sebenernya. Berangkat, anter Litu sekolah. Litunya juga duduk manis di booster seat sambil ketawa-ketawa dan ngobrol

Me: Ini suara apa? Ngihihihihi?
LDS: Zippo! (kuda delman kesayangan Litu di Giant Bintaro)
Me: Terus, temennya ada siapa?
LDS: Ada Cokiii.. Sama, siapa ya? Yang putih?
Me: Ro?
LDS: Bin! Robin!
Me: Kalo suara ini? Ba ha ha haha?
LDS: Sheep domba!
Me: Kalo ini? Ea ea ea?
LDS: Simut (semut).
Me: Hah?
LDS: Hahah.. Amaraaaaa.

Abis itu ke stasiun, parkir, beli tiket dan nunggu kereta. Telat ternyata.

Begitu dateng keretanya, level keberingasan kaum ibu dan mbak meningkat tujuh ribu kali. Hiyattt!!
Sumpah deh, kalo cuman sikut-sikutan udah biasa lah ya. Apalagi dorong-dorongan. Lah ini. Minta didorong petugas! "Dorong aja Pak. Terus Pak. Nggak papa Pak. Jangan nggak tega. Terus Pak, dorong saya." Dan, pemandangan awkward terjadi. Mas-mas petugas kereta kurus mendorong punggung, tas, pantat ibu-ibu. Sama persis seperti kita lagi packing di koper, terus nggak cukup. Terpaksa ditindih, didorong, disumpel. Seyem.

Yah, begitulah Jakarta, dimaapin aja ya.

Yang penting, hari ini Jumat! Nanti malem Power Swing, besok weekend!

Yeayyy!

Mari beristirahat, Jakartans..

SALE! SALE!

Yuk, mari ditilik ditilik..

1. Nike Air Jordan Size 44

Sepatu basket ini baru sekali dipakai Tumbe. Nyoba doang, soalnya kekecilan. Kebiasaan deh saking ignorant-nya nggak tau ukuran sepatu sendiri. Ngaku-ngaku 44 taunya 45.5. Kepriben sih?? Hih Tumbe hih!

With box, asking for Rp.600.000,-



SOLD!
2. Sepatu Basket Reebok Size 44 [lagi!]

Hanya keledai yang jatuh di kubangan yang sama. Dan Tumbe sih kayanya. Lagi-lagi ngaku-ngaku ukuran 44, nggak taunya 45.5. Hih Tumbe hih! Sekali pakai.

With box, asking for Rp.300.000,-

Banting Harga: Rp.200.000,-

3. Sepatu HnM Size 37
Ini waktu ke Spore, kalap beli sepatu. Nggak taunya banyak dan lupa kalo nggak suka pake sepatu. Selain ke kantor, nggak pernah pake sepatu. Ya ampun Puspi! Hih Puspi hih! Nggak pernah dipake.

Brand new with tag, asking for Rp.250.000,-

SOLD!!

4. Sepatu Bayi Cool size infant
Nggak terasa, Amara tau-tau udah 7 kilo aja. Nggak sempet dipake! Hih Amara hih!

Brand new with tag, asking for Rp.50.000,-


SOLD!!! 
5. GHD Hair Straightener
Emm.. Ini gara-gara resolusi tahun 2013 berambut indah, jadi deh beli catokan. Ternyata rambutku memanjang dengan sendirinya dan kluwing-kluwing sendiri. Nggak usah diapa-apain deh.

Used, with box, without CD, asking for Rp.900.000,-

SOLD!!!
 
6. Kalibata City, 2 Bedroom 33.8m2

Ini nggak dijual sih, disewain. 2 bedroom apartment with aircon, exhaust fan, refrigerator, kitchen set, sofa, water dispenser, tv cabinet, wardrobe, queen size bed, single bed, tv cabinet. You want TV, we give you TV lah.

Asking for Rp.3.500.000/month excluding service charge and electricity. Special discount for blog reader and one year rental :p

 
Puh puh puh! Laku kau!!

Email: nitasoesabdo@gmail.com

About Being Happy


To be frank, not my happiest days.

Oh, well...
  1. Roti bakar mentega gula
  2. Husband made me laugh this morning
  3. Last night's anti gravity yoga pictures
  4. Aglio Olio recipe
  5. My Monday leave. Hore!
  6. Mommy's turning 70 in the next 2 days.
  7. Shu Uemura eyelash curler
  8. 350ml of expressed milk (early morning and before lunch pumping time)
  9. What else? What else?
Ayo dong. Apa lagi dong yang bikin happy? Kok baru segindang?

Tapi yah, baca blog (asal blognya tepat) bisa juga bikin happy. Bikin pengen ikutan bahagia. Contohnya baca ini. Betapa morning routine-nya seseorang bisa menjadi inspirasi untuk orang lain. Padahal dese cuman cerita minum air putih aja. Apa betul ya? Kebahagiaan itu harus diusahakan?

Oh lupa, Lituhayu bikin happy banget btw. Cemburu papanya gendong Amara, dia datengin Papanya sambil bilang "Tiiiba tibaaa... Ada anak datang!! Laluuu.. Anaknya minta didendong!" dengan nada dongeng sambil tangannya minta peluk. Hahaha.

Amara juga, lagi suka banget ngaca. Liat kaca dia akan menggeh-menggeh sambil gerakan kaki gowes sepeda dan pamer gusi.

Ya ya ya. Kebahagiaan itu harus diusahakan kok. Sekarang ngetik sambil senyum :)

Have a nice long weekend y'all!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
The disclose diary of mine © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects