How I Met Tumbelina

Hello everybody! Just got back from Bali for a bestfriend's wedding.

Dan dalam rangka itu, hari ini mau nostalgia (mumpung ujan)

I met Tumbe on mmm.. Dua ribu berapa ya? Pokoknya 2005 patah hati. Oh, 2006. Iya, 13 Maret 2006!

Tapi, the name Tami, I've heard since Valentine day 2001. Jadi, dulu itu pagi-pagi ada yang surprise jemput dan anter ke kampus. Si cowok ini, yang ternyata adalah temen Tumbe, lagi liburan dari kuliah, dan lumayan effort yah jemput jam 7 pagi dan nganter ke Depok. (nostalgia salah alamat). Nah, udah deh ya, doi ikut ke kelas nganter n nemenin kuliah. Lalu, pas mau pulang, ada yang nebeng kikiikikikkikikikik. Yaitu... Mantannya Tumbe. Terus ngobrol-lah mereka berdua begini:

Cowok: "Gimana Tami aciye ciyee?"
Ex: "Hihihi.. Masih pake [merek mobil] item?"
(jadi akik tau mobil Tumbe apa, waaay before I met him)

Waktu berjalan.. Masih sering ketemuan sama si cowok temen Tumbe setiap liburan. Suatu hari, di McDonald Pondok Indah, dia dan temennya ketawa-ketawa ngomongin the same name. Tami.

Me: "Siapa sih si Tami Tami itu?"
H: "Adalah, pokoknya sekarang di Hongkong ada anak item ngomong bahasa cina lari-lari. Hahahaha. Ketuker pas lahir"
R: "Hahahah. Iya nyet, beda banget nyeettt sama adek-adeknya"
Me: "Beda gimana sih? Ganteng nggak? Kenalin dong"
H: "Nggak ah, diomelin loh sama X"
(jadi akik tau nama pacar Tumbe siapa, waaay before I met him)
(dan tempat kelahiran doi)

Waktu bergulir lagi. December 2005, this guy, Wira*ama S*miadiredja liat-liat Friendster akik. Ternyata saat itu Tumbe lagi market research, siap-siap balik for good dari Amrik.

Long story short, kita berdua dikenalin via MSN dan melalui  Masa-masa sms-an termanis sepanjang sejarah pdkt ogut. Tumbe waktu itu masih training kantor 2 bulan di Singapur.

Dan.. Kopi darat 13 Maret 2006, the friend's birthday at Gelato Bar Dharmawangsa Square. Tumbe pake polo biru tua, jeans diesel dan sendal jepit. Nggak berubah sampai sekarang.  Hihiihi.. Ketek tempat aku nyelip-nyelippp sampe sekarang.

Abis itu, 23 April 2006 we left the friend dan mulai berasyik mahsyuk secara eksklusif. Hihihi.

Congrats dear friend! All the very best for you and thank you very much!

P.S.: Oh iya, untuk hal yang nggak penting-penting semacam detail-detail percakapan di atas, I have a photographic memory. Untuk mata pelajaran apalagi menyangkut pekerjaan, memorinya nihil. :DD

2 comments:

Resna Nurhantika said...

berasa aura cintanya deh baca tulisan ini
pasti nulisnya sambil senyum2 hehehehe

Nita said...

tapi si Tumbe belum baca sampe detik ini hihihihi :DD

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
The disclose diary of mine © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects