Ignorance

Me and Tumbe. Banyak sekali perbedaan, banyak sekali persamaan.

Banyak perbedaan selain membuat berantem juga bisa bikin ketawa. Banyak persamaan selain bisa membuat hidup tenang juga bisa membuat hidup sengsara.
Persamaan:
  1. Bekas jerawat alias bopeng di pelipis. -_- Tumbe begitu menyebalkan. Sering kali di mobil menatap dengan penuh cinta dan mesra seraya berkata "Kita mirip banget yah.. Bopengnya jg mirip." Lgsg kusemprot: "Aku ga suka deh km ngomongin bekas jerawat aku muluk!!!" Hihihi sensitif.
  2. Agak sedikit malas mandi. Hihihi. Ah ini sih pasti bukan kita doang ya Tumbe?
  3. Terlalu keterlaluan ignorant-nya. Ya ya ya.. Walaupun Tumbe sering kutuduh ignorant, harus diakui bahwa si penuduh ini juga sama ignorant-nya Hehehe.
Talking about ignorance, selama naracap 3 tahunan dan kawin 8 bulan 1 minggu 5 hari ini dampak sifat ignorant kami ternyata ada plus minusnya.
.
Yang paling positif sih waktu nyiapin kawin karena walaupun Tumbe menjadi bridezilla (bukan groom) dan oguts pelit dan detail tapi tetap berpegang teguh pada prinsip ignorant. Yah sudahlah... penting emetsss! Hihihi. Jadi-nya lumayan nggak ribet lah persiapannya :D
.
Nah, ignorant mega bonus negatif ya waktu sok2 beli rumah. Sampe sebulanan setelah transaksi, kita berdua masih nggak tau tanah yg kita beli itu sebelah kanan atau kirinya si rumah contoh! Tumbe bilang kiri, ogut bilang kanan. Ternyata yg benar adalah yg Tumbe bilang. Dannn... ternyata ada box listriknya :(( mengakibatkan nanti kl udah jadi nggak leluasa parkir. Ahhhhh.... bodoh aku bodoh aku bodoh aku bodoh aku bodoh aku bodoh aku bodoh aku !!! Tau gitu kan bisa minta kavling lain atau minta turunin harga.... Bodoooohhhhh!!!! *gemes


Tapi nggak papa kok Tumbe, nanti kita hias aja yah :D
.
Frankly speaking, I love seeing Tumbe passionately march to Bintaro almost every Saturday/Sunday just to see the construction progress. And I love love love our parents for letting us decide and explore our choosen house and its construction :')
.
Tumbe asked his best friend (a contractor) to do some renovations. And I love him even more when he said "Ini kamarnya digedein aja Nyet, ditambahin walk-in closet disini". Gowwd.. he remembers! And not that ignorant actually! He remembers the reason I nodded to this house is because of the walk-in closet (which needs to be cut because we cannot afford to have one :p). Kalo ngga ada jg gpp loh Bamb.. Bajuku ga sebanyak itu dan pasti nanti jadinya berantakan2 juga hehehehe. But, yes. Extra love to you! *blowing kisses

Juni 2010

The Smiling General Cukong, Juli 2010

3 comments:

astried&benget said...

two peas in a pod! :D
sisakan lemari lucu utk anakmu hihihihi :D oh sama buat stiletto kecilnya :))

Dyfazart said...

Kamu beruntungg...mertua cewe aku selalu ikutan klo kita survey rumah. Kalo dia gak suka batal deh tuh rumah dibeli.
Positifnya mertua aku itu detail banget perhatiin linkungan sekitar rumah, termasuk saluran air, tanahnya tinggi or menurun, dekat sutet or gak, security 24 jam or gak, etc..etc..
Yang semua itu sempet bikin aku ribet sekaligus cappek..

Nita said...

@cido: tentunya di kamarnya kelak cid hahahah. stiletto oh stiletto

@Dyfazart: tapi kan ada untungnya juga mertuamu detail. pasti kejadian box listrik sepertiku takkan terjadi padamu hehehe..

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
The disclose diary of mine © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects